Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Inget Gak Loe?

Gambar
Pacaran baru sebulan dah ngajak merried. Kerjaan belom ada karna mau cari yang lebih baik dan dekat. Makan, minum, tidur masih numpang. Mau ini itu minta uang pasangan. Baju dan celana minta di cucikan. Sana sini ngurus berkas cari kerjaan barengan. Nulis lamaran dibuatin pasangan. Maunya makan enak padahal anak kosan pengangguran. Pas diterima kerjaan jarang pulang. Alasannya lelah karena cari uang. Taunya disana dapat sepikan. Alasannya belum move on dari mantan. sok sok an bawa agama biar keliahatan  dewasa. Enak banget jadi lo, PARASIT. Sekarang lo dateng minta di perhatiin. Gausah sok baik sama gue. Gausah sok ramah juga. udah gak mempan! Terimakasih atas beban yang tersimpan. Ini akan jadi kenangan bahwa kamu orang yang pernah ku sayang dan takkan pernah terulang.

Teruntuk Sahabatku di 18 Nopember

Gambar
Dear Sahabat, aku tau kau punya rasa kepadaku, aku senang dengan kenyataan itu. Tapi, kamu harus tau kamu punya seseorang. Itulah kenapa kita harus memilih jalan bersimpang. Kembali ke jalur masing-masing, kembali menjadi dua orang asing. Memang betul tak ada yang salah dengan perasaan. Hanya saja, menerima perasaanmu adalah caraku menyakiti perasaan seseorang, yang mungkin saja lebih dalam dari apa yang kamu rasakan. Bukan maksud mengandalkan apa yang kamu tawarkan. Kita harus sepakat untuk tidak menjalin dan tidak mengikat. Teruskanlah perjalananmu. Biar aku lanjutkan langkah-langkah ini. Kamu pasti mengerti , kenapa aku memilih untuk tidak menerima pilihanmu memilihku. Kamu pasti paham, kenapa aku lebih mencoba mengabaikanmu meski perasaanmu cukup dalam. Aku menghargai apa yang kamu tawarkan, mungkin kita hanya sedang tidak saling membutuhkan. kita sebatas saling ingin mencoba, bukan untuk bertahan sepanjang usia. Jika tawaran hanya itu, seseorang yang bersamamu sudah me...

16 Nopember 2018

Gambar
Selangkah lagi, Seminar proposal dan seminar hasil sudah berhasil kulalui dengan berbagai rasa. Selangkah lagi menuju pendadaran atau sidang. Aku memang bukan orang pertama merasakan hal ini. Tapi, ini pertama bagiku. Tumpukan ratusan kertas dan berbagai coretan sudah biasa bagi setiap mahasiswa. Tabah adalah rutinitas, sabar sudah keharusan. Setelah ini banyak yang sudah punya wacana mau kerja disana, mau kerja disini. Dapat tawaran disana, dapat tawaran disini.  Beberapa orang sudah bertanya padaku, sudah selesai kah kuliah? daftar PNS kah? atau mau menikah kah? Stop! Saya tegaskan dulu,  Saya selesai kuliah Tidak daftar PNS, karna cita-cita saya bukan jadi pegawai,  saya mau punya usaha sendiri, apapun itu nanti Saya Single dan Jomblo, jadi masih jauh dari kata menikah, belum tau kapan dan dengan siapa! Jelas! hari-hari aku mencari referensi untuk memulai usaha. Dari tempat, sistem nanti gimana, dll. Aku sayang teman-temanku, aku tidak mau bersaing bersama m...

15 Nopember 2018

hari ini masih sama. aku masih sendiri menikmati sepi. belum ada yang bisa menjadi pengganti. Bahkan, aku tidak tahu sampai kapan.Setahun berlalu. Bahkan aku masih belum bisa lupa masa itu. Masa dimana kau pergi tiba-tiba. Masa saat aku sedang sayang-sayangnya. Parahnya, hatiku yang teramat sakit belum bisa mencintai hati lain. Ada hati yang tulus namun akhirnya pupus karna kenyataan cinta sepihak tanpa harus. "Aku sayang Padamu atau aku mencintaimu" menjadi "Aku sayang diriku atau aku mencintaiku". kau membuat hati ini benar-benar ingin sendiri. Tanpa kau atau lainnya.  waktu terus berlalu. sepi terus menghampiri. Harusnya, kau mengajarkanku cara melupakan rasa sakit. aku sudah lupa cara mencintaimu. aku juga lupa bagaimana kita bahagia dulu. andai saja aku juga bisa lupa rasa sakit itu.  sampai kapan ini? berapa tahun lagi aku seperti ini? berapa banyak hati lagi harus aku sakiti? bagaimana bisa kau begitu bahagia saat ini? sedangkan aku begitu terluka...