Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Help Me Mom

Dear Ibu, Hidup sendiri bukan hal mudah. Tanpa orang tua. Tanpa Ibu dan Bapak. Ketika takdir ku mulai terbuka secara perlahan. Aku menyadari bahwa aku semakin tenggelam dalam keadaan. Hidup miskin, dihina dan dicaci oleh orang yang mengakuiku sebagai anak. Orang yang membesarkanku tanpa melahirkanku, Menekan hidupku yang teramat dalam, hingga menyesakkan oleh dada. Andai saja ada pilihan dulu, aku akan memilih tidak ada ataupun bukan pada orang ini.  Aku juga bekerja namun tak berharga. Uang yang kuhasilkan justru dihina. Sedikit memang. Aku sadar tidak dibawakan apa-apa ketika aku dilahirkan ibuku. Aku juga tidak meminta kan? untuk ada disini.  Ingin sekali aku menceritakan hal ini pada ibu. semua kisah hidupku yang tak pernah kau tau. Namun, kenyataannya berbeda. Kau mencueki bahkan sama sekali tidak peduli padaku. Apa salahku pada kalian? Aku menuliskan ini dengan menahan sesaknya dada dan linangan air mata. Semua pekerjaan aku lakukan supaya aku punya uang dan tida...

goals of Banagor2019

Pagi ini aku mendapat kabar bahwa teman ku mas Pendi akhirnya menikah, undangan dikirim tadi pagi dan acara hari ini juga di SP 4. Aku hanya bisa mengucapkan selamat, semoga menjadi keluarga yang samawa. Aku juga melihat beberapa postingan dari riska dan faeqoh dalam acara pernikahan mereka. andai aku disana dah pasti ikut di tengah, karna aku paling kecil dan jomblo.  Hari ini cukup menyenangkan, orderan tidak terlalu banyak tapi pekerjaan skripsi 1 hampir selesai. Aku bisa berkomunikasi lagi dengan temanku si Fandi.  Hari terus berganti. aku melihat bahwa usahaku semakin berjalan dengan lancar. Aku harap bisa mencapai target yang kuharapkan.  Hidup cuma sekali, jangan sampai aku kembali membuang waktuku secara cuma-cuma. Harusnya jika aku dari dahulu menyadari prinsip ini, mungkin sekarang aku sudah punya beberapa cabang. Aku semakin menggebu-gebu dan percaya bahwa aku pasti berhasil. Aku pasti sukses.  Lepas lebaran rencanaku adalah aku bisa membuka 1 cab...

Do it

       Semakin kuat tekadku untuk benar-benar menjadi pengusaha dalam bidang frenchise. Berawal dari pisang goreng, sekarang menjadi pisang nugget, bahkan targetku berikutnya adalah Tokyo Banana. Mengembangkan usaha pisang dengan mengangkat tema kota masuk dalam desa bukan hal yang mudah. sekarang jelas terlihat, sejauh ini, baru satu setengah bulan memasuki usia perjalanan bisnisku yang bisa dibilang baru lahir, sudah banyak yang mengikuti. Tidak masalah, ketika kita dapat menjadi inspirasi, toh seperti kata Anne Avantie bahwa "Ekor itu tidak pernah di depan". sangat jelas, kita menjadi pelopor modifikasi panganan pisang kekinian,           Aku ingin bersaing dengan sang pisang. walau kini dia sudah memiliki 50 cabang, bahkan saat ini aku satupun belum punya. aku yakin pasti bisa, dan aku ingin sekali diundang di hitam putih, bertemu dengan master deddy. Aku banyak belajar dan terinspirasi dari dia. Intinya aku ngefans dengannya. Aku...