Do it
Semakin kuat tekadku untuk benar-benar menjadi pengusaha dalam bidang frenchise. Berawal dari pisang goreng, sekarang menjadi pisang nugget, bahkan targetku berikutnya adalah Tokyo Banana. Mengembangkan usaha pisang dengan mengangkat tema kota masuk dalam desa bukan hal yang mudah. sekarang jelas terlihat, sejauh ini, baru satu setengah bulan memasuki usia perjalanan bisnisku yang bisa dibilang baru lahir, sudah banyak yang mengikuti. Tidak masalah, ketika kita dapat menjadi inspirasi, toh seperti kata Anne Avantie bahwa "Ekor itu tidak pernah di depan". sangat jelas, kita menjadi pelopor modifikasi panganan pisang kekinian,
Aku ingin bersaing dengan sang pisang. walau kini dia sudah memiliki 50 cabang, bahkan saat ini aku satupun belum punya. aku yakin pasti bisa, dan aku ingin sekali diundang di hitam putih, bertemu dengan master deddy. Aku banyak belajar dan terinspirasi dari dia. Intinya aku ngefans dengannya. Aku juga ingin masuk dalam majalah forbes, majalah bergengsi di dunia dalam kategori berpengaruh under 30.
Ini cerita anak kampung, lulusan sarjana pertanian yang memutuskan untuk menjadi pengusaha pisang goreng dengan cita-cita omset 20 juta sehari dengan 300 cabang di seluruh Indonesia. semakin banyak haters, semakin banyak yang meremehkan justru semakin kuat tekadku untuk terus maju, aku hanya perlu lebih keras pada diriku dan berhenti bermanja dengan keadaan. Ibu yang tidak mengakuiku, yasudahlah, mungkin takdirku memang begitu. sekarang aku akan fokus pada diriku sendiri.
Urusan cinta dengan laki-laki yang pasti, membuatku ingin mengatakan bahwa akulah yang terbaik dari dia. Tapi jodoh siapa yang tau. Ardi yang selalu membanggakan dirinya yang baru menjadi militer atau fendi yang membanggakan dirinya pernah bekerja di perusahaan kemudian sekarang menganggur? entah, salah satu, keduanya atau bukan. Sama-sama bukan prioritas. Karna mereka juga tidak memprioritaskanku dalam hidupnya.
Komentar
Posting Komentar