Postingan

Titik Jenuh

Ada saat dimana kita benar-benar lelah dan merasa jenuh dalam suatu keadaan. Kemarin aku dari Balikpapan, begitu smpe rumah buka outlet dan kemudian malam ngurir smpe mendik 3. Aku begitu lelah. Dan hari ini semua membuat masalah dan aku yang disalahkan. Jujur, aku benci hal yang tidak aku lakukan tapi aku yang disalahkan. Pada fase seperti ini, apa yang ada dipikiranku? Ibu... Setiap sedih dan jenuh aku selalu ingat Ibu, aku ingin menceritakan segala hal tentang kehidupanku. Tapi aku tahu semua itu gak penting untukmu. Keberadaanku juga tidak penting bagimu. Kau harus tau satu hal, aku benci saat senang dan sedih ingat Ibu. Barangkali memang hanya kau yang kupunya saat ini di Bumi. Aku tidak heran jika orang lain pun bersikap acuh dan tidak peduli terhadapku, itu bukan kewajiban mereka memang. Kau sangat tahu aku tidak punya siapa-siapa disini. Semua orang menyalahkanku. Mereka beranggapan Ibu ku saja tidak peduli apalagi mereka yang tidak ada hubungan darah sama sekali. Aku benci...

im strong

Tekanan yang begitu dalam, berlangsung lama dan sangat menyakitkan. Rasanya aku sudah cukup rapuh, hancur dan berantakan. Tapi, aku memutuskan untuk berani dan percaya. apapun yang terjadi aku pasti bisa melewati. Aku harus pergi, mencari tempat dimana aku bisa berkreasi dan berfantasi. Jika cinta yang kuperjuangkan kandas di tengah jalan untuk yang kesekian. Mungkin lebih baik aku sendirian. Hanya aku yang mampu mengubah emosi, perasaan dan nasib ku sendiri. Aku yang mampu melangkahkan kaki menapaki setiap jalan yang kuhendaki.  Yah, aku cukup egois. Tapi sukses adalah tujuan ku yang utama. membuktikan pada segala manusia bahwa uang bukan segalanya. Aku ingin banyak uang, tapi bukan untuk diriku sendiri. untuk berbagi. Pada mereka yang lebih pantas punya mimpi yang harus dijalani. Pada mereka yang punya tekad kuat untuk mimpi mereka.  Aku harus pergi dari rumah Aku harus membangun usahaku sendiri Aku harus kuat Saya Kuat Saya Bahagia Saya Kaya Saya Pasti B...

Gas Teros

Lingkungan yang tidak pernah memberi dukungan membuatmu harus mempunyai mental baja menghadapinya. Sebenarnya, aku tidak mau meratapi takdir, tapi apa yang terjadi selalu berkaitan erat dengan masa lalu. Jujur saja, aku tidak tahan dengan kondisi lingkungan yang selalu menyudutkan. Seakan aku tidak punya fikiran untuk terus berjalan. Ini hidupku, seharusnya aku sendiri bisa mengaturnya, tanpa harus orang lain ikut campur. Kenyataannya, Keputusanku menyelesaikan kuliah lebih cepat dan memutuskan untuk memulai usaha. Membuatku merasakan tekanan yang begitu besar. Akan kupastikan ini adalah tahun terakhir aku berada dirumah ini. Aku akan bekerja keras untuk bisa mempunyai rumah sendiri, setidaknya aku bisa membahagiakan diriku sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Permasalahan aku yang diusir juga akan selesai. Inilah takdir yang kujalani, lahir menjadi anak yang tidak diakui,, dibesarkan dan menjalani hidup dengan penuh tekanan, punya ayah tiri yang hanya memanfaatkan. Member...

Dear Ardi

Bicara soal cinta, bukan hanya aku orangnya. setidaknya, aku bisa menuliskan tanpa harus kau tahu aku yang mengagumimu dalam diam. Kesempatanku semakin sempit, ya, bisa jadi kita ditakdirkan dengan orang yang menyukai kita, namun tidak dengan yang kita sukai. setidaknya aku tidak menyesal karna pernah mencintaimu dalam diam. mengagumimu dalam hati. Di dunia, derajat begitu terlihat, kau tidak tahu siapa aku dan latar belakangku yang sebenarnya. aku benar-benar sangat minder jika berurusan dengan perasaan. aku bisa menerimamu dalam hal apapun, karna aku berasal bukan dari yang berkecukupan.  tapi, belum tentu sebaliknya. semakin aku ingin sendiri, semakin aku ingin diperhatikan. aku  hanya butuh sandaran. siapapun itu. Rasanya, aku sudah cukup dengan hinaan sebagai anak yang dibuang, anak tiri yang tidak diperlakukan adil dan aku sudah cukup harga diriku di injak-injak tanpa dosa. tidak ada yang menjamin esok kita masih ada. kadang aku juga lelah hanya dengan kata sabar. liha...

Help Me Mom

Dear Ibu, Hidup sendiri bukan hal mudah. Tanpa orang tua. Tanpa Ibu dan Bapak. Ketika takdir ku mulai terbuka secara perlahan. Aku menyadari bahwa aku semakin tenggelam dalam keadaan. Hidup miskin, dihina dan dicaci oleh orang yang mengakuiku sebagai anak. Orang yang membesarkanku tanpa melahirkanku, Menekan hidupku yang teramat dalam, hingga menyesakkan oleh dada. Andai saja ada pilihan dulu, aku akan memilih tidak ada ataupun bukan pada orang ini.  Aku juga bekerja namun tak berharga. Uang yang kuhasilkan justru dihina. Sedikit memang. Aku sadar tidak dibawakan apa-apa ketika aku dilahirkan ibuku. Aku juga tidak meminta kan? untuk ada disini.  Ingin sekali aku menceritakan hal ini pada ibu. semua kisah hidupku yang tak pernah kau tau. Namun, kenyataannya berbeda. Kau mencueki bahkan sama sekali tidak peduli padaku. Apa salahku pada kalian? Aku menuliskan ini dengan menahan sesaknya dada dan linangan air mata. Semua pekerjaan aku lakukan supaya aku punya uang dan tida...

goals of Banagor2019

Pagi ini aku mendapat kabar bahwa teman ku mas Pendi akhirnya menikah, undangan dikirim tadi pagi dan acara hari ini juga di SP 4. Aku hanya bisa mengucapkan selamat, semoga menjadi keluarga yang samawa. Aku juga melihat beberapa postingan dari riska dan faeqoh dalam acara pernikahan mereka. andai aku disana dah pasti ikut di tengah, karna aku paling kecil dan jomblo.  Hari ini cukup menyenangkan, orderan tidak terlalu banyak tapi pekerjaan skripsi 1 hampir selesai. Aku bisa berkomunikasi lagi dengan temanku si Fandi.  Hari terus berganti. aku melihat bahwa usahaku semakin berjalan dengan lancar. Aku harap bisa mencapai target yang kuharapkan.  Hidup cuma sekali, jangan sampai aku kembali membuang waktuku secara cuma-cuma. Harusnya jika aku dari dahulu menyadari prinsip ini, mungkin sekarang aku sudah punya beberapa cabang. Aku semakin menggebu-gebu dan percaya bahwa aku pasti berhasil. Aku pasti sukses.  Lepas lebaran rencanaku adalah aku bisa membuka 1 cab...

Do it

       Semakin kuat tekadku untuk benar-benar menjadi pengusaha dalam bidang frenchise. Berawal dari pisang goreng, sekarang menjadi pisang nugget, bahkan targetku berikutnya adalah Tokyo Banana. Mengembangkan usaha pisang dengan mengangkat tema kota masuk dalam desa bukan hal yang mudah. sekarang jelas terlihat, sejauh ini, baru satu setengah bulan memasuki usia perjalanan bisnisku yang bisa dibilang baru lahir, sudah banyak yang mengikuti. Tidak masalah, ketika kita dapat menjadi inspirasi, toh seperti kata Anne Avantie bahwa "Ekor itu tidak pernah di depan". sangat jelas, kita menjadi pelopor modifikasi panganan pisang kekinian,           Aku ingin bersaing dengan sang pisang. walau kini dia sudah memiliki 50 cabang, bahkan saat ini aku satupun belum punya. aku yakin pasti bisa, dan aku ingin sekali diundang di hitam putih, bertemu dengan master deddy. Aku banyak belajar dan terinspirasi dari dia. Intinya aku ngefans dengannya. Aku...