Lelah, sepi, sedih, sakit, kecewa....
adalah rasa yang memang harus ada, yang memang untuk dirasakan pada setiap orang. Ya... Setiap orang! semua pernah mengalaminya.
Namun, apa yang membedakannya?
Cara pandangnya,,, dimana mereka hanya mengatakan anugerah ketika apa yang mereka inginkan membawanya pada perasaan senang.
Beberapa hari ini aku mengimpikanmu. tiga hari setelahnya kau menghubungiku. Entah apa yang terjadi, aku hanya merasakan sebuah keyakinan perasaan ku ternyata masih ada untukmu. Aku tidak berharap banyak padamu. karena apa, aku terlalu berani menentang perasaan yang sama terhadapmu. Namun, kini aku tahu, bahwa ilmu ikhlas itu luar biasa. Semakin ku ikhlaskanmu, semakin aku tahu apa yang harus kulakukan. Jika orang lain memandangmu sebagai pengkhianat, aku memandangmu sebagai guru, dimana mengajarkanku untuk menjadi wanita yang tangguh.
Kini...Aku telah bangkit dari rasa Sakit... Bahkan aku lupa, bagaimana rasa sakitnya kau tinggalkan.
Namun...
Aku belum bisa membuka hatiku untuk siapapun. Aku belum bisa memberi perlakuan yang sama seperti padamu dulu.
Aku tidak menunggumu...
Aku tidak berharap tinggi padamu untuk kembali...
Aku hanya bisa mendo'akanmu pada setiap waktu sujudku, aku tidak berharap apa-apa...
Aku hanya belajar untuk mengerti, bahwa tidak ada yang abadi dalam hidup ini.
Apa yang telah terjadi, biarlah... kini aku belajar untuk menertawakan masa laluku.
Jodoh memang tidak kemana....
Tapi, SAINGAN ada dimana-mana...
Aku akan kembali pada My purpose of life...
Meningkatkan kualitas diriku, agar aku PANTAS mendapatkan yang sesuai dengan pilihan-Nya....
Aku tinggal menunggu waktu, karena tidak lama lagi, aku akan benar-benar pergi jauh... memberi kesempatan pada diriku sendiri untuk tidak terlalu lama terjebak dalam kenangan.
Biar aku pergi membawa kisah kita, dan
cintaku padamu yang masih tersisa.



Komentar
Posting Komentar