Surat untuk Mama

Dear Mama tersayang

 Aku menyadari satu hal terpenting dalam hidupku. Dimana aku sekarang tahu bahwa cinta dan kasihmu adalah nafas dan darahku. kau tau satu hal, bahwa aku sudah menyadari kesalahanku yang terlampau jauh dan menyayat hatimu....
Mamaku tersayang,
Jika boleh, aku ingin membuka lembaran nostalgia kita dulu. Saat aku masih kecil, Mama dan Bapak selalu membawaku berlibur ke Balikpapan, jalan-jalan ke Pantai Melawai atau bermain sepuasnya di Mall (Sekarang Plaza Balikpapan). Setahun sekali membawaku jalan ke Jawa. Aku selalu mendapatkan apa yang aku inginkan dengan sangat mudah. Tanpa ku tahu prosesnya untuk mewujudkannya menjadi kebahagiaan untukku. Aku berfikir ini akan berlangsung lama, bahkan selama hidupku selama masih ada Bapak.
Kini...
Semenjak Bapak telah di panggil sang Khalik. Kau menjadi tulang punggung keluarga. Aku fikir, dengan dirimu menikah lagi akan memudahkanmu dalam berbagai urusan. Faktanya, justru menyulitkan hidup kita.  Aku bahkan menjadi korban dalam kisah ini. Banyak hal aneh yang kurasakan dan membuat diriku berada dalam jeruji besi. Mama bekerja sendiri, dan aku sedikit mencari uang tambahan dengan buka usaha membuat tugas. 
Kuliah,,,
Aku bekerja sebagai sales hanya sebulan, kemudian bekerja sebagai pembuat bros yang hampir setahun ikut dengan dosenku. Aku juga bekerja sebagai tukang setrika di sebuah Laundry. Semua proses ku jalani dengan ikhlas. 
Namun,
dibalik semua keadaan sulit yang kurasa, dengan menerapkan sebuah ilmu sukses,  aku menjadi lebih baik. Ilmu itu adalah "Ikhlas"...
tidak ada yang lebih indah dari sebuah keikhlasan, karna balasannya, tanpa Batasan....
aku janji, akan mengembalikan hidup kita seperti dulu lagi....
Love u mom


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Titik Jenuh

Gas Teros

16 Nopember 2018